Langsung ke konten utama

TENANG

cipratan yangku rasakan sekarang serasa berbeda, entah apa yang beda aku belum menemukannya.

bersabar untuk mereka memang butuh waktu, dan aku semakin menikmati hari-hariku, semoga tetap saja begini dan aku terus menikmatinya. 

kala pertapaannya aku yakin dia akan berangsur menyadarinya, walaupun dia sadar bukan karenaku, tapi ini sudah menjadi sebuah dongeng indah yang di buatNya. semoga kau juga tenang disana.

berhari-hari aku bersenandung, menikmati matahari senja, menikmati rumput yang begitu luwes menari, memang Dia menciptakan bukan untuk di lihat tapi dirasakan.

teman yang disana, aku yakin kau juga ka merasakannya karena aku belajar ini juga darimu, setiap apa adalah kenikmatan, itu katamu.  

-Bida Afiani    


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar dari Sawah Liburan bagiku harus tetap bisa belajar, tentunya denagn tidak mengeluarkan banyak biaya. Mengapa karena tidak musim liburan gini tak mungkinkan kita minta uang saku, lucu banget, apalagi aku sudah mahasiswa sekarang, yang notabene bukan anak-anak lagi. Mengisi hari-hari libur yang cukup panjang ini aku pergi ketempat yang cukup mengasikkan menurutku, dan dari tempat inilah aku mendapat banyak pelajaran. Sawah, menempuh dengan sepeda onthel, aku menyempatkan untuk seminggu sekali atau dua kali pergi ke sawah selama liburan kali ini. Pemandangan yang jarang kita temui di kota-kota besar. Mata ini seakan terus ingin untuk menikmatinya, dan mulut tak henti-hentinya mengucap kekaguman untuk kuasaNya. Dari sinilah kita bisa dapat banyak peelajaran, pelajaran hidup yang belum tentu kita dapatkan dibangku sekolah maupun kuliah. Hamparan hijau yang terbentang adalah hal yang tak mungkin ada, melainkan semua itu adalah buah hasil dari para petani, yang sejak faja...

puisi

Menyusur bebas Dalam keheningan Berada dalam keharuan Masa lalu yang tak pudar Walau hanya lewat kertas Hanya terbatas dalam cita bersama Dan kini terbukti Semua itu lebih dari indah Abadi dan selamanya,,