Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2013
dentingan jam itu membangunkanku dalam keterpaksaan dia benar mencintaiku aku menggaguminya namun dia tulus mencintaiku andai kau tau dia bertengger kokoh di tubuh dinding setiap menit dia mengingatkanku dia membangunkan aku dari lamunan dia yang terus memperingatkan aku dia hanya bisa berputar dan berdiri di situ tapi dia tau apa yang aku mau dia tak pernah lelah mengingatkanku terimakasih jam dindingku.
BIBIT Ku meredam api Di balik kabut ini Kabut yang terus menutupi Pokok adalah kewaspadaan Kau tunjuki   aku Tepat dihadapanku Ku seret tanganku Ku paksa untuk berjalan Tuk menghapus kabut ini Bibit, ya itu aku Yang kan menjadi ponon tegar Segar karena aliran air

Wejangan Bapak Wakil Menteri

Tantangan merupakan suatu kehormatan paling pndah yang diberikan Tuhan kepada kita, semakin besar tantangan yang di berikan, akan menjadi orang yang besar pula orang, sebaliknya. orang yang hanya bergelut dengan tantangan-tantangan kecil, maka dia akan tetap menjadi orang yang seperti itu, gelombangnya tak begitu dahsyat. berdo'alah kepada Tuhan, memohon untuk selalu diberi kemampuan yang terus bertambah agar mampu menghadapi tantangan-tantangan yang besar darinya, dan siap menjadi orang besar. so,,, semangat untuk menghadapi tantangan-tantangan hidup teman,,, wejangan dari Wakil Menteri RI kamis, 27 Juni 2013(SC)

MAAF

Pelukan embun pagi ini takku rasakan Aku dingin di balik balutan lembut yang selalu menemani Entah apa yang terjadi semalam Aku mengecewakan mereka Maafkan aku teman,, Aku punya alasan Kenapa aku bersikap seperti itu semalam Terserah kalian, Aku tau kalian sungguh kecewa Maafkan aku

note

Selasa, 25 juni 2013 Menghargai dan mempercayai orang lain adalah kegiatan yang tak seperti membalikkan telapak tangan, tak semudah itu. Butuh ketenangan hati, perasaan dan pikiran yang jernih untuk   bisa membiasakannya. Kia diturunkan ke Bumi olehNya, tak sendirian. Benar dulu Adam dan Hawa terpisa, mereka hidup sendiri-sendiri. Tapi akhirnya mereka dipertemukan kembali bukan?. Mereka hidup bersama dengan segla kekurangan dan kekuatan yang Dia berikan. Kita diciptakan untuk hidup berdampingan dam kita harus bisa menjalaninya. Itu sudah ketepatanNya. Tentangku! Aku sempat meragukan mereka yang pada awalnya mengerjakan sesuatu secara sembarangan dan tanpa aturan,apa yang mereka lakukan tak sejalan dengan apa yang ad di fikiranku batinku berontak, tapi disisi lain aku selalu bicara “ percayalah pada mereka,, mereka bisa, mereka lebih dari yang aku kira” hal itu yang selalu aku tanam, karena aku tak mungkin bisa berdiri tanpa mereka dan tak ingin menjadi orang yang sombong. ...

Kesabaran?

Seberapakah besar kesabaran kita, di banding dengan orang tua kita? Mereka merawat kita yang sesetiap kali merengek, meminta susu, merengek meminta di suapin, merengek meminta mobil- mobilan, merengek meminta boneka, merengek meminta di ajak ketempat wisata, merengek ketika kia sakit,, Tak mendengarkan apa yang mereka larang, bermain tanpa beban, sesabar apakah kita? Masih kurangkah kesabaran mereka terhadap kita? Seberapa sabarkah kita, di banding guru-guru kita? Dia selalu berangkat pagi-pagi dengan senyuman, demi mengasah otak kita, dia mengalun kakinya untuk mencari keridhaanNya, dia tetap menahan perasaannya ketika kita tertidur dalam kelas, dia tegas karena kita tak bias diatur, dia memaklumi ketika kita memotong pembicaraannya karena keegoisan kita yang kurang sedikit menahan dan menunggu waktu tau kita ynag tidak bias memanfaatkan eaktu.dia tetap tersenyum dan do’anya untuk kita tak pernah terlupakan Lalu apakah itu belum cukup?

ceritaku

tentangnya, karenanya aku ragu pada kaumnya entah apa yang terjadi, kenapa aku seperti ini siapa yang menjadi biang dari semua,, aku salah? apa kamu yang salah? entahlah,, disela tugasku

berjual

cucuran makna tersenyum ikhlas persetan denagn cibiran kebersamaan lebih berharga mereka hanya duduk mendongak dan sesekali menunduk tundukan angkuh untuk apa? tak perlu seperti itu kitaikhlas melihat senyum bahagia tak terkira aku tak pernah ,malu kulakukan untukkurasakan
kosong,, entah apa yang berada dalam pikiranku sekarang terasa semua hanya membuatku penat kini aku ingin segera lepas dari perasaan ini perasaan yang tak ku tau awalnya aku membuatnya sakit akh,,,, semoga ini tak akan lama dan dia akan segera sembuh maafkan aku aku tidak inginmembebanimu begitu juga aku,, kau akan lebih baik tanpa aku,, huft____
Belajar dari Sawah Liburan bagiku harus tetap bisa belajar, tentunya denagn tidak mengeluarkan banyak biaya. Mengapa karena tidak musim liburan gini tak mungkinkan kita minta uang saku, lucu banget, apalagi aku sudah mahasiswa sekarang, yang notabene bukan anak-anak lagi. Mengisi hari-hari libur yang cukup panjang ini aku pergi ketempat yang cukup mengasikkan menurutku, dan dari tempat inilah aku mendapat banyak pelajaran. Sawah, menempuh dengan sepeda onthel, aku menyempatkan untuk seminggu sekali atau dua kali pergi ke sawah selama liburan kali ini. Pemandangan yang jarang kita temui di kota-kota besar. Mata ini seakan terus ingin untuk menikmatinya, dan mulut tak henti-hentinya mengucap kekaguman untuk kuasaNya. Dari sinilah kita bisa dapat banyak peelajaran, pelajaran hidup yang belum tentu kita dapatkan dibangku sekolah maupun kuliah. Hamparan hijau yang terbentang adalah hal yang tak mungkin ada, melainkan semua itu adalah buah hasil dari para petani, yang sejak faja...