Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2014

Jendela Kecil (cerpen)

Seperti biasa, suara-suara pembawa ketenangan   menggiringi pagi Atta. Tapi entah kenapa matanya lebab, entah kurang tidur karena   dinginnya malam tadi   dia terjaga, aku tak tau. Aku hanya menatap dari kejauhan, dari jendela kecil ini. Aku tersipu saat Atta menangkap pandanganku. Sejak pertemuanku di musolla malam itu dengan Atta, aku mulai sering merindukan mata tajamnya, yang hanya bisa kunikmati di   balik jendela kecil ini. Aku memutuskan untuk duduk di tengah taman ini, hari ini. Menikmati indahnya kebesaranNya yang telah diciptakan tanpa batas untuk kita, umatNya. Pandanganku berhenti ketika mataku melihat mata tajam itu, tajam penuh kewibawaan. dia terlihat menyunggingan bibirnya ke arahku, tapi entah lah, mungkin itu hanya bayanganku yang kabur dan harapanku yang terlalu besar. Dan akhirnya aku tertunduk, fikiranku berputar tentangnya, “ Zahra,, sadar apa yang kamu fikirkan, tak pantas..” tegasku pada diriku. Pandangan di taman itu, selalu menjadi b...

Siuman karenamu

Sudah berapa lama aku tak menulis, kerinduan ini selalu terkalahkan dengan egoku. pagi ini, seseorang telah mengingatkanku bahwa aku punya satu tempatku bersandar dan beristirahat. terimakasih untukmu, yang telah mempercayaiku dan mempercayai apa yang aku celotehkan. maafkan aku yang belum bisa menjadi apa yang kau bayangkan. aku masih terlalu jauh dengan orang-orang yang terkadang kau sandingkan. aku masi jauh darimu. sebagai ungkapan maafku. akua akan menulisakna kembali diriku disini mulai hari ini. entah itu imajinasi, ataukah dari hati. suatu kenyataan bahwa aku masih tertinggal jauh dari mereka. usahaku belum ada apa-apanya...